Menu Kategori
Arsip Artikel
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 8 |
| Kemarin | : | 518 |
| Total Pengunjung | : | 72,298 |
| Sistem Operasi perangkat anda | : | Unknown Platform |
| IP Address anda | : | 216.73.216.25 |
| Browser yang anda gunakan | : | Mozilla 5.0 |

Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam
Provinsi Sumatera Barat
Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam
Artikel
Sariak, 30 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program yang berfokus pada pengelolaan lingkungan dan pendidikan keagamaan. Pada Kamis, 30 Juli 2026, mahasiswa menggelar kegiatan sosialisasi dan demonstrasi budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) serta melanjutkan kegiatan mengajar di Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Nagari Sariak.
Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi budidaya maggot dilaksanakan sebagai bagian dari program kerja unggulan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemanfaatan larva Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi dalam pengolahan limbah organik. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat, tokoh nagari, serta berbagai pihak yang memiliki ketertarikan terhadap pengelolaan lingkungan dan pemanfaatan limbah secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa KKN menjelaskan berbagai manfaat budidaya maggot, mulai dari kemampuannya dalam mengurai limbah organik rumah tangga hingga potensi ekonominya sebagai bahan pakan ternak dan ikan. Selain membantu mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke lingkungan, budidaya maggot juga dinilai dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan apabila dikelola dengan baik.
Peserta kegiatan tampak antusias mengikuti pemaparan materi yang disampaikan. Berbagai pertanyaan diajukan terkait proses budidaya, perawatan kandang, jenis limbah yang dapat digunakan sebagai media pakan, hingga potensi pengembangan usaha berbasis maggot di tingkat rumah tangga maupun kelompok masyarakat.
Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi langsung mengenai proses budidaya maggot. Mahasiswa memperlihatkan kandang yang telah dibangun sebelumnya serta menjelaskan tahapan-tahapan budidaya, mulai dari persiapan media, pemberian pakan, pemeliharaan larva, hingga proses panen. Demonstrasi ini bertujuan agar masyarakat tidak hanya memahami konsep secara teori, tetapi juga memperoleh gambaran nyata mengenai cara penerapannya di lapangan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap masyarakat dapat melihat bahwa pengolahan limbah organik tidak harus dilakukan dengan teknologi yang rumit dan biaya yang besar. Dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di sekitar lingkungan, limbah organik dapat diubah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Program budidaya maggot yang diperkenalkan oleh mahasiswa KKN juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Pengurangan limbah organik yang dibuang secara langsung diharapkan dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.
Pada sore hari, mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan pengabdian melalui program mengajar di Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Nagari Sariak. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan bagi generasi muda di nagari.
Dalam kegiatan pembelajaran, mahasiswa membantu mendampingi proses belajar mengajar serta berinteraksi langsung dengan para santri. Suasana pembelajaran berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan motivasi belajar sekaligus menambah pengalaman dan wawasan bagi peserta didik.
Selain menjadi sarana berbagi ilmu, kegiatan mengajar di MDA juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Melalui interaksi yang terjalin secara berkelanjutan, mahasiswa dapat lebih memahami kehidupan sosial masyarakat sekaligus memberikan kontribusi positif selama masa pengabdian di Nagari Sariak.
Melalui pelaksanaan sosialisasi budidaya maggot dan kegiatan pendidikan keagamaan, mahasiswa KKN Universitas Andalas terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah nagari, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi modal penting dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, masyarakat yang lebih berdaya, serta generasi muda yang memiliki pengetahuan dan karakter yang baik.
Sebagai bagian dari komitmen pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa KKN Universitas Andalas akan terus melanjutkan berbagai program pemberdayaan yang mendukung pembangunan Nagari Sariak secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Data Populasi Nagari Sariak, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam
Laki-laki : 339 ORANG
Perempuan : 353 ORANG
TOTAL : 692 ORANG
Laki-laki
Perempuan
BELUM MENGISI
TOTAL
Nagari Sariak berada di Kecamatan Sungai Pua , Kabupaten Agam , Provinsi Sumatera Barat.
| Kode Nagari | : | 1306122005 |
| Kode Kecamatan | : | 130612 |
| Kode Kabupaten | : | 1306 |
| Kode Provinsi | : | 13 |
| Kode Pos | : | 26182 |
Jl. Pasa Kubang Nagari Sariak, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam - Provinsi Sumatera Barat
| Senin | 08:00:00 - 16:00:00 | |
| Selasa | 08:00:00 - 16:00:00 | |
| Rabu | 08:00:00 - 16:00:00 | |
| Kamis | 08:00:00 - 16:00:00 | |
| Jumat | 08:00:00 - 16:00:00 | |
| Sabtu | Libur | |
| Minggu | Libur | |
OpenSID 2604.0.0 - Pusako v3.8

